Mtb Vs Road Bike

Secara umum, mountain biking membakar lebih banyak kalori per jam karena membutuhkan lebih banyak keterlibatan otot, memerlukan stamina yang lebih tinggi, dan membuat intensitas gowes lebih sering berubah. 

Namun, bukan berarti road biking tidak efektif. Ketika kecepatan dan intensitas meningkat, road biking juga dapat memberikan pembakaran kalori yang tinggi.

Pada akhirnya, jawabannya bergantung pada bagaimana dan di mana Anda bersepeda.


Mengapa Mountain Biking Membakar Lebih Banyak Kalori?

Bersepeda Gunung Bakar Lebih Banyak Kalori

Di trail, tidak ada dua momen yang benar-benar sama.

Di menit-menit pertama Anda mungkin sedang menaklukkan tanjakan, lalu harus segera menyesuaikan posisi tubuh untuk melewati bebatuan atau akar pohon. Setelah itu, Anda harus kembali mengayuh dengan cepat sebelum menghadapi obstacle berikutnya.

Perubahan seperti inilah yang membuat mountain biking membutuhkan energi lebih besar.

Bukan Hanya Kaki yang Bekerja

Mengayuh tentu menjadi bagian utama dari mountain biking, tetapi bukan satu-satunya hal yang dilakukan tubuh.

Saat trail mulai semakin sulit, Anda menggunakan otot inti untuk menjaga keseimbangan, tangan dan bahu untuk mengendalikan sepeda, serta seluruh tubuh untuk menyerap benturan dan menjaga posisi tetap stabil.

Semakin teknis trail yang Anda hadapi, semakin aktif tubuh bekerja untuk menjaga sepeda tetap terkendali.

Trail Memberikan Hambatan yang Lebih Besar

Bersepeda di aspal memungkinkan Anda menjaga momentum dengan relatif mudah. Di trail, situasinya berbeda.

Ban yang lebih lebar, permukaan tanah yang tidak rata, lumpur, bebatuan, hingga tanjakan membuat rolling resistance semakin besar. Untuk tetap melaju, Anda perlu memberikan tenaga lebih pada setiap kayuhan.

Itulah salah satu alasan mengapa perjalanan dengan MTB bisa terasa jauh lebih menguras tenaga, bahkan ketika jarak yang ditempuh tidak sejauh perjalanan dengan road bike.

Intensitas yang Terus Berubah

Mountain biking juga jarang berjalan dalam satu ritme.

Tanjakan panjang dapat meningkatkan detak jantung secara bertahap, sementara obstacle tertentu mungkin membutuhkan ledakan tenaga dalam waktu singkat. Setelah itu, Anda kembali menurunkan intensitas sebelum menghadapi tantangan berikutnya.

Berdasarkan Compendium of Physical Activities, pengendara dengan berat badan 70 kg membakar sekitar 595 kkal per jam saat melakukan mountain biking dengan intensitas ringan. Pada mountain biking dengan intensitas tinggi atau menanjak, angkanya dapat mencapai sekitar 980 kkal per jam.

Tentu saja, angka tersebut merupakan estimasi. Kondisi trail, kecepatan, kebugaran, dan intensitas riding Anda akan menentukan berapa banyak energi yang benar-benar digunakan.


Lalu, Bagaimana dengan Road Biking?

Road Biking Masih Menjadi Workout Yang Efisien

Jika mountain biking membuat Anda terus bereaksi terhadap medan, road biking menawarkan tantangan yang berbeda: seberapa lama Anda bisa mempertahankan performa?

Permukaan jalan yang lebih konsisten memungkinkan Anda menjaga ritme dan terus mengayuh dalam waktu yang lebih panjang. Bagi banyak cyclist, justru di situlah daya tarik road biking—menemukan ritme, menjaga kecepatan, dan melihat seberapa jauh Anda bisa melaju.

Menjaga Power Lebih Lama

Salah satu keunggulan road bike adalah kesempatan untuk mempertahankan output tenaga secara konsisten.

Tanpa bebatuan, akar pohon, atau obstacle yang harus dilewati, Anda dapat fokus pada cadence, power, dan pace. Hal ini membuat road biking sangat cocok untuk membangun endurance dan menghabiskan waktu lebih lama di atas sepeda.

Semakin Cepat, Semakin Besar Tantangannya

Namun, road biking bukan berarti mudah.

Saat kecepatan meningkat, hambatan aerodinamis juga semakin besar. Mempertahankan kecepatan tinggi membutuhkan tenaga yang semakin besar, terutama saat perjalanan panjang atau ketika menghadapi tanjakan.

Karena itu, pada intensitas tinggi, road biking dapat membakar kalori sebanyak atau bahkan lebih banyak dibandingkan mountain biking.

Dengan kata lain, jika Anda menikmati mengejar kecepatan, menjaga pace, atau menempuh jarak jauh, road bike bisa menjadi cara yang sangat menantang untuk menguji endurance.


MTB vs Road Bike: Berapa Banyak Kalori yang Terbakar?

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut estimasi pembakaran kalori untuk pengendara dengan berat 70 kg (155 lb) selama satu jam. Perhitungan menggunakan nilai MET dari Compendium of Physical Activities:

Kalori yang terbakar per jam = MET × berat badan (kg)

AktivitasMETEstimasi Kalori/Jam*Apa yang Membuatnya Menantang?
Mountain biking intensitas ringan8,5595 kkalRolling resistance dan tanjakan
Mountain biking intensitas tinggi14,0980 kkalAktivasi tubuh bagian atas dan tenaga eksplosif
Road biking intensitas sedang8,0560 kkalKayuhan konsisten dan endurance kaki
Road biking intensitas tinggi (14–16 mph)10700 kkalHambatan aerodinamis dan kayuhan konstan

*Estimasi berdasarkan pengendara 70 kg selama satu jam. Pembakaran kalori aktual dapat berbeda tergantung intensitas, medan, tingkat kebugaran, cuaca, dan durasi riding.

Mountain biking cenderung menghasilkan pembakaran kalori lebih tinggi karena medan yang tidak menentu membuat Anda terus menggunakan tenaga untuk mengatasi resistansi dan perubahan intensitas.

Namun, ketika Anda membawa road bike ke kecepatan yang lebih tinggi, tantangannya berubah. Hambatan aerodinamis meningkat dan tubuh harus terus menghasilkan power untuk mempertahankan pace. Pada intensitas tertentu, road biking pun dapat menyamai atau melampaui mountain biking.


Jadi, MTB atau Road Bike? 

Mungkin pertanyaan yang lebih menarik bukan “mana yang membakar lebih banyak kalori?”, tetapi “di mana Anda paling menikmati bersepeda?”

Jika Anda menyukai trail yang terus berubah, tanjakan yang menantang, dan sensasi melewati obstacle, MTB memberikan pengalaman yang membuat tubuh terus bekerja. Setiap perubahan medan menuntut respons yang berbeda, membuat perjalanan terasa dinamis dari awal hingga akhir.

Jika Anda lebih menikmati jalan terbuka, kecepatan, dan perjalanan yang semakin jauh, road bike menawarkan tantangan yang berbeda. Anda bisa menemukan ritme sendiri, mempertahankan power, dan terus mendorong batas endurance.

Keduanya dapat membantu Anda membakar kalori dan meningkatkan kebugaran. Tetapi yang lebih penting, keduanya menawarkan cara berbeda untuk menikmati perjalanan di atas sepeda.

Karena bagi Polygon, bersepeda bukan hanya tentang seberapa banyak kalori yang terbakar. Namun setiap tanjakan yang Anda lewati, setiap kiometer yang Anda tempuh, dan pengalaman bersepeda yang membuat Anda ingin terus melakukannya.

Jadi, saat memilih antara MTB dan road bike, pilihlah yang paling sesuai dengan cara Anda ingin ride, medan yang ingin Anda jelajahi, dan perjalanan yang ingin Anda jalani.

Trail atau road—where will you ride next?

What you can read next