Juli 2026 — Sinergi pembinaan usia dini Polygon Academy sukses membuahkan hasil nyata pada dua kejuaraan besar di Sirkuit Internasional BMX Supercross Muncar, Banyuwangi. Sepanjang akhir Juni hingga awal Juli 2026, para rider muda binaan Polygon tampil konsisten mendominasi ajang internasional Banyuwangi BMX Supercross 2026 (berstatus UCI) serta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) BMX Racing 2026.

Beasiswa Academy untuk Juara di BMX Supercross
Sebagai bentuk komitmen regenerasi, Polygon menyerahkan beasiswa pembinaan Polygon Academy kepada para juara kategori Challenge Boys dan Girls (usia 5–12 tahun) di Banyuwangi BMX Supercross 2026. Program ini dirancang sebagai langkah awal terstruktur untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus membangun karakter atlet muda sejak dini agar siap bersaing di level internasional.
Langkah pembinaan berjenjang ini langsung membuahkan hasil nyata dengan keberhasilan Nilna Murni, Anantha Djawa, Dewa Shaka Ibrahim, dan Aldira dalam mengamankan podium di kompetisi berstandar UCI Class 1 tersebut. Prestasi ini sekaligus menegaskan efektivitas dua jalur pembinaan Polygon: melalui Polygon Academy (YCBMX Yogyakarta dan AKF) yang fokus pada BMX Racing usia dini, serta lini Atlet Downhill Polygon yang terbukti mampu tampil adaptif di lintasan BMX Racing.

Haymin: Menginspirasi Anak-Anak untuk Naik BMX
Di luar lintasan kompetisi, Polygon memperkuat pendekatan dari akar rumput dengan menghadirkan atlet sekaligus konten kreator, Haymin, sebagai role model bagi generasi muda. Melalui sesi gowes bareng Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan ratusan warga dari RTH Blambangan menuju sirkuit, aksi ini sukses merangkul anak-anak komunitas BMX jalanan agar berani menaruh mimpi menjadi atlet profesional. Bagi Polygon, momen ini menjadi langkah awal krusial untuk mendorong regenerasi secara terstruktur, mengubah hobi jalanan menjadi prestasi nyata di podium dunia.

Dewa Shaka Ibrahim Pertahankan Gelar Juara Nasional Dua Tahun Beruntun
Dominasi atlet binaan Polygon berlanjut di Kejurnas BMX Racing 2026 yang diikuti ratusan peserta dari 10 provinsi. Sorotan utama tertuju pada Dewa Shaka Ibrahim (Afos Katana Family) yang sukses mengamankan Podium 1 sekaligus mempertahankan gelar Juara Nasional sejak 2024. Konsistensi mempertahankan predikat ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan usia dini Polygon Academy terbukti berhasil mencetak atlet tangguh yang konsisten di puncak prestasi.
“Saya benar-benar tidak menyangka bisa mempertahankan predikat Juara Nasional dari tahun 2024 hingga 2026 ini. Bagi saya pribadi, lawan terberat sebenarnya adalah diri sendiri, di mana saya harus tetap fokus menjaga disiplin latihan dari Coach Afos dan mengambil momentum yang pas di lintasan. Kemenangan ini sepenuhnya saya persembahkan untuk Ayah dan Mama yang selalu mendampingi, serta pelatih dan teman-teman di AKF yang terus memberikan dukungan penuh,” ujar Dewa Shaka Ibrahim – Afos Katana Family
Capaian Dewa kian sempurna setelah Aldira (YCBMX) sukses mengamankan Podium 3 di kategori yang sama, sekaligus menempatkan dua rider dari akademi binaan Polygon di atas satu podium nasional. Tak kalah membanggakan, hasil manis juga diraih oleh Rayhan dari AKF. Setelah tiga tahun konsisten berlaga di ajang Kejurnas BMX, perjalanan pantang menyerah Rayhan akhirnya membuahkan hasil di tahun ketiganya ini dengan menyabet gelar National Champion (natchamp) di kategori usia 9–10 tahun. Dominasi ini digenapkan oleh performa impresif Nilna (Spartan Racing Team) di kelas Women U23 serta Fiorenza (YCBMX) di kategori Challenge Girls 16 Tahun.

Sinergi Polygon Academy Cetak Rider Muda ke Podium Juara
Rangkaian kejuaraan ini membuktikan keberhasilan ekosistem pembinaan BMX Polygon bersama YCBMX dan Afos Katana Family dalam menciptakan regenerasi atlet yang sehat, mulai dari penerima beasiswa hingga podium nasional.
“Keberhasilan para rider muda ini—mulai dari anak-anak penerima beasiswa awal hingga yang sukses mempertahankan gelar juara nasional—adalah bukti nyata bahwa pembinaan Polygon berjalan efektif. Komitmen kami tidak berhenti pada seremoni penghargaan, melainkan fokus membangun ekosistem berkelanjutan bersama akademi dan komunitas.” tutur Veronica Vivin, Brand Marketing Polygon Bikes.
Performa impresif para rider di lintasan didukung oleh Polygon Rapture Elite, seri sepeda BMX yang memang didesain race-ready untuk memenuhi standar kompetisi profesional. Melalui keberhasilan program pembinaan dan perluasan beasiswa ini, Polygon menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus mengawal langkah para rider muda dari akademi menuju panggung Asia hingga dunia.
Ringkasan Podium
| Event | Kategori | Atlet | Tim/Academy | Medali |
| BMX Supercross 2026 C1 Seri 2 | Men 23 | Anantha Djawa | Hay Racing Team | Perunggu |
| BMX Supercross 2026 C1 Seri 2 | Women U23 | Nilna Murni | Spartan Racing Team | Perunggu |
| BMX Supercross 2026 C1 Seri 1 | Challenge Boys 9–10 Tahun | Rayhan Pradipta Yudono | Afos Katana Family | Emas |
| BMX Supercross 2026 C1 Seri 1 | Challenge Boys 11–12 Tahun | Dewa Shaka Ibrahim | Afos Katana Family | Emas |
| BMX Supercross 2026 C1 Seri 2 | Challenge Boys 11–12 Tahun | Dewa Shaka Ibrahim | Afos Katana Family | Perak |
| Kejurnas BMX Racing 2026 | Boys 9-10 Tahun | Rayhan Pradipta Yudono | Afos Katana Family | Emas |
| Kejurnas BMX Racing 2026 | Boys 11–12 Tahun | Dewa Shaka Ibrahim | Afos Katana Family | Emas |
| Kejurnas BMX Racing 2026 | Boys 11–12 Tahun | Aldira Iqbal Pratama Rachmad | YCBMX | Perunggu |
| Kejurnas BMX Racing 2026 | Girls 16 Tahun | Fiorenza Prianggo | YCBMX | Perak |
| Kejurnas BMX Racing 2026 | Women U23 | Nilna Murni | Spartan Racing Team | Perak |


