Kamis, 16 Agustus 2018 / Published in berita

Ajang prestisius “ASIAN GAMES” akan segera digelar, ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali ini akan diikuti oleh atlet-atlet dari seluruh Asia, dan tahun ini Indonesia mendapat kehormatan sebagai tuan rumah gelaran akbar ini. Semua atlet mempersiapkan diri, tidak terkecuali cabor (cabang olahraga) sepeda gunung nomor Downhill yang telah mempersiapkan atlet terbaiknya menyambut Asian Games 2018.

Atlet yang akan mewakili Indonesia dengan menggunakan sepeda Polygon salah satunya, Khoiful Mukhib jelas tidak asing di telinga pecinta downhill tanah air. Rekor-rekor catatan waktu kerap diukirnya. Pebalap yang mewakili nama Indonesia di Asian Games ini, ternyata menempuh perjalnanan dan kerja keras yang panjang selama dua tahun untuk mempersiapkan gelaran akbar ini, jauh dari rumah di Jepara Jawa Tengah. Dan ia harus berpisah sementara dengan sang istri .“Saya optimis, kita turun di kandang jadi harus menunjukkan siapa sebenarnya Indonesia, harus medali emas. Saya mohon doa seluruh masyarakat, untuk bisa mewujudkan asa itu,” ucap Mukhib.

Selain Mukhib, Nining Purwaningsih juga turut memperjuangkan emas untuk Indonesia di cabang olahraga sepeda Downhill. Wanita yang dijuluki ‘Ratu Downhill’ ini telah mempersiapkan dirinya menghadapi persaingan yang kompetitif. “Kami memiliki jadwal latihan yang rutin dan sistematis yang telah terbentuk sejak 2 tahun lalu sebagai persiapan atlet Pelatnas agar siap dan bisa tampil prima di Asian Games, semoga segala persiapan Saya membuahkan hasil dan Saya bisa mengharumkan nama Indonesia” tegas Nining.

Semangat di ajang ASIAN GAMES 2018, Sukses Atlet Indonesia!

Selasa, 14 Agustus 2018 / Published in berita

Akhir Pekan lalu, Team siap menuju ke Kanada untuk putaran ke-6 Piala Dunia di Mont-Sainte-Anne, dan Crankworx Whistler. Sam Reynolds bersaing untuk Speed and Style di Whistler.

CRANKWORX WHISTLER SPEED AND STYLE

Setelah Sam berhasil mempertahankan konsistensi dalam Speed and Style di beberapa putaran. Whistler merupakan putaran terakhir dan Sam siap serta percaya diri untuk melakukan yang terbaik. Sam menunjukkan performa terbaiknya dan finally Sam berhasil mendapatkan podium ke 3 sehingga membuat nya pada posisi ke 2 overall Ranking di Crankworx Speed & Style. Ini merupakan musim terbaik untuk Sam! Good Job dan Congrats Sam!

MONT-SAINTE-ANNE WORLD CUP

Cuaca Buruk dengan Badai yang besar mengawali minggu untuk Team, namun hal tersebut tidak membuat team kehilangan kepercayaan diri, Cuaca kembali membaik dan Team race dengan di temani cuaca yang sangat baik dan cerah. Tracey mengalami beberapa kendala saat babak kualifikasi, karena kondisi track yang cukup sulit. Namun pada babak Final, Tracey terus menunjukan fokus dan konsistensi performa terbaiknya dengan berakhir pada podium ke 3, Sehingga Tracey menempati posisi ke 3 dalam overall rangking, Congrats Tracey!

Jumat, 10 Agustus 2018 / Published in ulasan

“Most companies, in fact, does not focus on the efficiency of pedaling when it comes to Dh, but an important factor in the design and development of Polygon XquarOne lies precisely in pedaling skills.
Polygon has been working closely with the team to create NAILD a downhill bike that was really capable of both challenging stretches, where there is to push, as in the fast tracks. Settandola with sag suggested, the Polygon XquarOne Dh has between 98% and 110% anti-squat value. The main objective of Polygon during the design of the new XquarOne Dh was to make a fun way. For this reason we chose to build this bike around the 27.5 “wheels. It ‘was then intentionally resisted the current trend of using 29 “wheels also in Dh, in an attempt to make more fun riding a greater circle of Gravity fans, whether they are athletes or amateurs who turn in the bike park. The frame of the Polygon XquarOne Dh is entirely made of carbon fiber and weighs about 4 pounds (with shock absorber) , the complete bike weighs about 14.5 pounds. The cable passage is internal to the chassis, the wagon is Super Boost 157 mm and its length is approximately 44 cm. The Polygon XquarOne Dh uses a metric cushion from 225x75mm with Trunnion attack. Just like the XquarOne Ex, also here it is present the suspensory diagram NAILD R3ACT 2 Play. In this case, however, the tuning is specific and with a softer setting: it seems, in fact, this pattern is so effective that does not require a suspension too strong.”

Read full article Now

Jumat, 10 Agustus 2018 / Published in ulasan

“Continuing on with the highly publicized XquareOne EX with R3ACT 2Play suspension platform, Polygon released what will surely be one of the most talked about DH bikes this year. The XQUARONE DH series isn’t meant to be just about downhill racing, we designed this bike to do more than just race the clock – this bike is built as a gravity oriented bike, with adventure DNA within it. The looks may be polarizing and the unique design gives skeptics plenty of fuel, but the reality is that long before they announced this bike to the masses, it has been proven against the clock by some of the best riders in the world. Most people don’t focus on pedaling efficiency when it comes to their downhill bikes, but a major factor in the design and development of XquareOne DH was in the pedaling capabilities. Polygon worked with the NAILD team to create a system that offers a capable downhill bike that can also be pedaled back up a majority of trails. When ridden with the suggested sag, the XquareOne DH has between 98% to 110% anti-squat value throughout the entire gear & travel range. By reducing the damping restrictions in the shock and allowing the suspension design’s kinematics to handle the heavy lifting, we’ve created a bike that offers rear wheel compliance unlike anything you’ve ridden before. ”

Read full article Now

TOP