{"id":72681,"date":"2023-08-07T16:34:50","date_gmt":"2023-08-07T09:34:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/?p=72681"},"modified":"2025-12-08T14:50:28","modified_gmt":"2025-12-08T07:50:28","slug":"4-panduan-mempersiapkan-sepeda-gravel-untuk-touring","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/4-panduan-mempersiapkan-sepeda-gravel-untuk-touring\/","title":{"rendered":"4 Panduan Mempersiapkan Sepeda Gravel untuk Touring"},"content":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text]<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kalian mungkin cukup familiar dengan sepeda <em>gravel <\/em>yang dapat digunakan untuk menjelajah jalan setapak sampai medan berkerikil. Namun, ada jenis sepeda <em>gravel <\/em>lainnya yang layak diketahui oleh <em>cyclist<\/em>, yaitu sepeda <em>gravel <\/em>khusus untuk <em>touring<\/em>. Sepeda ini dirancang khusus untuk mendukung aktivitas <em>light touring <\/em>yang menantang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Memahami berbagai jenis sepeda dan peruntukannya bisa jadi cukup membingungkan, terutama bagi <em>cyclist <\/em>yang baru memulai dan mencoba mengenal lebih dalam komunitas bersepeda. Artikel diperuntukan untuk membantu para <em>cyclist <\/em>untuk memahami aspek penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih sepeda <em>gravel <\/em>untuk <em>touring <\/em>dan pengaturan yang direkomendasikan.<\/p>\n<h2><strong>Apa itu Sepeda <em>Gravel<\/em>?<\/strong><\/h2>\n<p><strong><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.polygonbikes.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/13145511\/ABY02582.jpg\" alt=\"\" \/><\/strong><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepeda <em>gravel <\/em>menggabungkan fitur dari <em>road bike<\/em>, sepeda gunung atau MTB, dan sepeda <em>touring <\/em>menjadi satu sepeda yang dapat digunakan dalam berbagai medan. Dilengkapi dengan <em>stang drop<\/em> yang melengkung, biasanya berbentuk mirip tanduk binatang dengan lengkung berkisar dari 6\u00b0 hingga 20\u00b0. Fitur ini memberikan kenyamanan ekstra saat melintasi medan yang tidak mulus. Beberapa sepeda <em>gravel <\/em>bahkan dirancang dengan dukungan rak dan <em>fender<\/em>, sehingga ideal untuk petualangan atau <em>bike-packing<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sepeda <em>gravel <\/em>menggunakan profil ban yang lebih lebar dibanding <em>road bike<\/em>, namun lebih mengikuti profil ban yang biasa ditemukan pada sepeda gunung <em>cross-country<\/em>. Dengan pabrikan yang berbeda-beda, ukuran roda yang biasa digunakan adalah 700c atau 650b. Sebagai contoh sepeda <em>gravel <\/em>dari Polygon menggunakan roda 700c dan 650b dengan pola ban khusus yang dirancang agar bisa memberikan cengkraman yang kokoh di berbagai jenis medan, mengingat <em>touring <\/em>dan <em>bikepacking <\/em>memberikan berbagai medan yang menantang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rangka sepeda <em>gravel <\/em>difabrikasi menggunakan bahan yang kokoh namun ringan seperti serat karbon, aluminium, dan kadang-kadang baja. Proses konstruksi rangka yang teliti ini memastikan bahwa sepeda <em>gravel <\/em>menawarkan material yang lebih ringan dibandingkan sepeda <em>touring <\/em>pada umumnya. Dengan keunggulannya dalam penggunaan bahan yang ringan, sepeda <em>gravel <\/em>memberikan kebebasan kepada <em>cyclist <\/em>di jalan untuk menjelajahi wilayah dan area baru dengan cukup percaya diri untuk memperluas pengalaman <em>touring<\/em>.<\/p>\n<h2><strong>Apakah Sepeda <em>Gravel <\/em>Bisa Digunakan untuk <em>Touring<\/em>?\u00a0<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Jawaban singkatnya, bisa. Secara teknis, ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menentukan apakah sepeda <em>gravel <\/em>Anda cocok untuk <em>touring<\/em>. Pertama-tama, penting untuk mengidentifikasi jenis sepeda <em>gravel <\/em>yang dimiliki untuk dibandingkan dengan 4 panduan dibawah ini:<\/p>\n<ol start=\"1\">\n<li>Geometri Sepeda<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah <em>wheelbase <\/em>yang lebih panjang. Idealnya, jarak antara roda depan dan roda belakang sekitar 105-115 centimeter. Hal ini penting untuk mempertahankan keseimbangan, terutama saat <em>cyclist <\/em>membawa semua perlengkapan seperti <em>carrier <\/em>dan <em>frame <\/em>bag yang menempel di sepeda.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Hal berikutnya yang perlu menjadi perhatian adalah <em>chainstays <\/em>atau bagian dari rangka sebagai bantalan roda belakang. Untuk sepeda <em>gravel touring<\/em>, Para <em>cyclist <\/em>akan membutuhkan <em>chainstays <\/em>sekitar 41-45 centimeter. Bagian Ini akan meningkatkan <em>support <\/em>untuk perjalanan <em>touring <\/em>yang lebih stabil dan nyaman.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Terakhir, panjang <em>head tube<\/em> atau rangka yang menghubungkan <em>handlebar <\/em>dengan bagian lain sepeda tak kalah pentingnya. Utamakan menggunakan <em>head tube<\/em> dengan panjang sekitar 13-20 centimeter. Posisi ini akan memberikan posisi berkendara yang lebih tegak sehingga para <em>cyclist <\/em>dapat bermanuver secara optimal namun tetap bisa touring tanpa perlu menomorduakan kecepatan.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Perlu diperhatikan bahwa pengukuran diatas mungkin terbaca cukup teknis, tetapi sangat penting untuk menemukan sepeda <em>gravel <\/em>untuk <em>touring <\/em>yang sesuai dengan kebutuhan. Luangkan beberapa waktu untuk melakukan riset langsng mendatangi beberapa toko sepeda untuk memperdalam informasi yang didapatkan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Sistem Gearing<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"margin-left: 40px;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.polygonbikes.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/14144843\/MG_7712.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Sepeda gravel touring membutuhkan <em>gearing <\/em>yang siap menghadapi beragam medan, dan <em>triple chainring setup<\/em> merupakan pilihan yang sesuai. <em>Chairing <\/em>ini memberikan tiga pilihan posisi rantai dibagian, sehingga memungkinkan untuk mengatur gigi yang lebih ringan ketika melewati tanjakan, gigi menengah untuk melaju di medan yang data, dan gigi yang lebih berat untuk mengakomodir kondisi jalanan yang menurun.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Bagian <em>rear cassette<\/em> atau kelompok <em>gearing <\/em>di roda belakang, juga memiliki peran penting dalam membuat sepeda <em>gravel <\/em>siap untuk <em>touring<\/em>. Sepeda <em>gravel <\/em>umumnya dapat menangani <em>gear <\/em>belakang (yang lebih besar untuk memastikan kenyamanan selama riding di <em>off road<\/em> dan <em>touring<\/em>. Normalnya <em>road bike <\/em>bisa memiliki gigi hingga 30-34, sementara sepeda <em>gravel <\/em>bisa memuat gigi hingga 42.\u00a0 Pilihlah <em>cassette <\/em>dengan rentang gigi 11-34 atau 11-36 gigi. Rentang ini dibutuhkan untuk memperhalus perpindahan gigi.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Luangkan waktu lebih untuk mencoba kombinasi gigi yang berbeda dan berlatih peralihan gigi dengan lancar. Ingatlah bahwa perubahan medan saat <em>touring <\/em>sangat mingkin terjadi sehingga sehingga penting baggi para <em>cyclist <\/em>untuk menguasai peralihan gigi bahkan sebelum memulai<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan pesepeda berpengalaman atau mengunjungi toko sepeda lokal di sekitar untuk mendapatkan saran dari mereka yang lebih berpengalaman.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Bahan <em>Frame<\/em><\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Pilihan bahan <em>frame <\/em>sepeda menjadi pertimbangan penting bagi para <em>cyclist<\/em>. Salah satu material populer adalah aluminium, yang dikenal karena kekokohannya dan konstruksi yang ringan. Bahan ini menawarkan pengalaman berkendara yang responsif dan sering dipilih oleh pesepeda yang mencari pilihan yang serbaguna namun dengan harga yang terjangkau.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Material karbon menjadi salah satu opsi lain, terutama bagi <em>cyclist <\/em>yang mengedepankan perfroma yang optimal. Rangka karbon memiliki kekuatan yang tinggi padahal lebih ringan dibanding material lainnya. Selain itu, sifat penyerap getaran dari material ini juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih premium dan halus, terutama di permukaan berkerikil yang tidak rata.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Beberapa sepeda dilengkapi rangka <em>hybrid <\/em>yang menggabungkan bahan berbeda, seperti <em>frame <\/em>berbahan aluminium, dipadukan dengan <em>fork <\/em>berbahan karbon. Kombinasi ini bertujuan untuk memaksimalkan manfaat dari masing-masing bahan, menghasilkan sepeda yang seimbang antara bobot, performa, dan kenyamanan.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Pemasangan Rak Tambahan<\/li>\n<\/ol>\n<p style=\"margin-left: 40px;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.polygonbikes.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/13145510\/ABY02673.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Rak tambahan seperti <em>carrier <\/em>merupakan fitur penting untuk meningkatkan fleksibilitas dan fungsionalitas sepeda <em>gravel touring<\/em>. Penambahan ini menjadi solusi yang nyaman untuk membawa perlengkapan yang banyak, menambah kapasitas muatan, dan meningkatkan stabilitas selama <em>touring <\/em>terutama ketika kalian melakukan perjalanan jarak jauh yang memakan waktu beberapa hari.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Salah satu opsi pemasangan yang penting adalah pemasangan pada rangka \u00a0yang biasa disebut <em>frame mount<\/em>, Pemasangan pada rangka menambahkan keleluasaan dalam memilih jenis seperti rak, penutup roda (<em>fender<\/em>), ataupun tempat untuk menyimpan botol air minum.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px; text-align: justify;\">Dengan memanfaatkan pemasangan pada rangka, <em>cyclist <\/em>dapat dengan aman melekatkan tas atau bawrang bawaan lainnya dengan distribusi beban yang seimbang. Fitur ini cukup bermanfaat untuk turyang panjang atau ketika perlengkapan tambahan yang dibutuhkan cukup beragam.<\/p>\n<p style=\"margin-left: 40px;\">Perhatikan berbagai pilihan pemasangan yang tersedia pada sepeda <em>gravel touring<\/em>, karena pemasangan yang optimal akan memberikan kenyamanan dan \u00a0fungsionalitas tambahan dalam eksplorasi bersama sepeda <em>gravel <\/em>untuk <em>touring<\/em>.<\/p>\n<h2><strong>Kesimpulan<\/strong><\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan memahami geometri sepeda, sistem <em>gearing<\/em>, material rangka, dan pilihan pemasangan rak, Para <em>cyclist <\/em>dapat membuat keputusan yang tepat saat memilih sepeda <em>gravel <\/em>yang sesuai dengan kebutuhan <em>touring<\/em>. Pastikan untuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti <em>wheelbase, chain stays<\/em>, panjang <em>head tube<\/em>, rentang gigi, bahan rangka seperti aluminium, karbon, atau baja, serta ketersediaan pemasangan rak pada rangka sebagai aksesoris.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/media.polygonbikes.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/13145512\/MG_7733.jpg\" alt=\"\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/bend-series-id\/?utm_source=Polygon&amp;utm_medium=Blog&amp;utm_campaign=Bend%20Series\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><span style=\"color: #3498db;\">Sepeda gravel Bend Series<\/span><\/a> menawarkan kombinasi fitur dari geometri, <em>mounting<\/em>, dan bahan <em>frame <\/em>yang kuat, sehingga memberikan kenyamanan saat dikendaarai. Mengapa Bend Series menjadi rekomendasi? Tak hanya geometri dan bahan, sepeda Bend R9X dan V9X juga dilengkapi dengan SRAM Rival 1, sebuah sistem <em>wireless shifting<\/em> yang memberikan pengalaman perpindahan gigi yang lebih halus. Bend V9X sendiri hadir dengan konsep berbeda dan ditunggu, yaitu <em>fork suspension<\/em> yang membuat kalian semakin memiliki kebebasan untuk menjelajahi berbagai medan dan menikmati <em>touring <\/em>jarak jauh. Bersiaplah untuk menjelajahi jalan berkerikil dan merasakan sensasi <em>gravel touring <\/em>yang menantang. Selamat bersepeda!<\/p>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n\n    <div class=\"xs_social_share_widget xs_share_url after_content \t\tmain_content  wslu-style-1 wslu-share-box-shaped wslu-fill-colored wslu-none wslu-share-horizontal wslu-theme-font-no wslu-main_content\">\n\n\t\t\n        <ul>\n\t\t\t        <\/ul>\n    <\/div> \n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text] Kalian mungkin cukup familiar dengan sepeda gravel yang dapat digunakan untuk menjelajah jalan setapak sampai medan berkerikil. Namun, ada jenis sepeda gravel lainnya yang layak diketahui oleh cyclist, yaitu&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":72674,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_editorskit_title_hidden":false,"_editorskit_reading_time":0,"_editorskit_is_block_options_detached":false,"_editorskit_block_options_position":"{}","_themeisle_gutenberg_block_has_review":false,"footnotes":""},"categories":[7002],"tags":[],"acf":[],"gutentor_comment":0,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72681"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=72681"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":72684,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/72681\/revisions\/72684"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/72674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=72681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=72681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.polygonbikes.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=72681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}